Dusun Karang Anyar yang merupakan dusun dengan jumlah penduduk yang sedikit dibandingkan dengan dusun-dusun yang lain juga tidak mau kalah didalam acara Parade ancak, mereka menampilkan dua ancak sekaligus yaitu berupa Kuda dengan kepala seoarang wanita serta Kereta Kencono dengan di depannya ada seekor naga serta seorang pemuda dengan busur di tangan begitu yang disampaikan oleh Bapak Kepala Dusun yaitu Bapak Edi Sumantoro.Dibelakang ancak tak lupa para punggawa dengan mengunakan baju kebesaran berupa lorek-lorek khas Madura ikut serta menghiasi parade Ancak kali ini.
Minggu, 02 Agustus 2009
Ancak dari Dusun Mesagi
Ancak dari Dusun Mesagi mengambil tema pewayangan dengan mengunakan simbol ancak berupa Werkudoro dengan harapan agar seluruh masyarakat Dusun Mesagi mempunyai sifat yang gagah berani dalam menghadapi setipa rintangan dan hambatan serta siap membela kebenaran begitu yang sampaikan oleh Bapak Kepala Dusun Mesagi yaitu Bapak Subiantoro.Selain ancak tersebut juga di ikuti kuang lebih 250 orang dengan mengunakan baju khas keraton serta dayang-dayang yang kesemuanya merupakan warga dari Dusun Mesagi sendiri.
Ritual Penguburan Kepala sapi

Barisan di depan adalah ancak berupa Naga Sosro yang di atasnya ada Kepala sapi yang nantinya setelah di arak keliling desa akan di kubur di dalam Pasar Desa Wonosari.Kepala sapi adalah sebagai simbol rasa syukur seluruh masyarakat dan para pedagang yang berada di Desa Wonosari atas rejeki yang sudah diberikan oleh Alloh SWT selama ini serta sebagai permohonan agar seluruh masyarakat diberikan keselamatan dan ketentraman di dalam menjalankan semua aktivitasnya sehari-hari. Ancak Naga Sosro ini dikawal oleh para karyawan Pasar Desa Wonosari dengan mengunakan baju lorek khas Madura.
Peserta Parade Ancak dari Dusun Putuk
Tidak mau kalah dengan dusun-dusun yang lain maka Dusun Putuk dengan Kepala Dusunnya Bapak H. Ahmad Roji kali ini menampilkan tema Naga Perak dengan dilengkapi dengan 2 buah payung dimana diatasnya terdapat sepasang raja kecil sedang naik diatas punggung naga perak tersebut, dan dibelakangnya para punggawa siap mengamankan ancak dengan mengunakan baju kebesaran warna hijau dan tak lupa di belakang naga perak tersebut berjajar warga dari Dusun Putuk mengikuti dari belakangnya.
Peserta dari Dusun Wonosari Tengah

Peserta yang satunya ini adalah dari Dusun Wonosari Tengah dengan komandannya atau kepala Dusunnya yaitu Bapak Mariyono mengambil tema dari Daerah Bali dengan ciri khas berupa Gapura dengan hiasan berupa payung kuning serta makanan yang menghiasi latar gapura serta para pengiring yang kebanyakan terdiri dari ibu-ibu dengan mengunakan baju warna kuning juga yang di dampingi juga oleh anak-anak kecil yang berjumlah kurang lebih sebanyak 100 anak kecil ikut serta ikut dalam parade ancak ini.
Paserta Grebeg Memetri Desa Wonosari dari Dusun Wonosari Barat
Semenjak Grebeg Memetri Desa Wonosari di gelar Dusun Wonosari Barat tidak pernah ketinggalan ikut serta dalam acara Parade Ancak yang pada tahun 2008 mengambil tema berupa Caplokan atau sejenis Doger atau sejenis naga.Dimana semuanya terbuat dari makanan terutama yang paling banyak dari makanan snack.dengan ukuran 2X 3 m dengan ketinggian hampir 2,5 m menjadikan acara ini seperti naga raksasa yang siap menelan siapa saja begitu kata Bapak Kepala Dusun Wonosari Barat yaitu Bapak Bagong.Masih menurut Bapak Kepala Dusun tersebut keikutsertaan dalam acara Grebeg Memetri Desa Wonosari 2008 selain sebagai rasa syukur Kepada Alloh SWT atas rejeki yang sudah diberikan pada kita semua juga sebagai ajang adu kreasi dengan dusun-dusun yang lain.
Peserta Grebeg Memetri Desa Wonosari dari Dusun Ngadipuro
Salah peserta Grebeg Memetri Desa Wonosari Tahun 2008 adalah salah satunya dari Dusun Ngadipuro yang menampilkan Ancak bertemakan Reog Ponorogo.Selain itu juga para peserta kirabnya juga mengenakan busana khas Ponorogo.Dan seperti yang kita lihat bahwa ancak tersebut terbuat dari beraneka macam makanan dan sayuran yang pada nantinya akan di perebutkan setelah adanya pemukulan gong sebanyak 17 kali begitu yang disampaikan oleh Bapak Kepala Dusun yaitu Bapak Bambang.
Langganan:
Postingan (Atom)
